soal Bansos Ayam Busuk di KBB, Dinsos Sebut Ada Intervensi Pihak Lain





                  




Kasus Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berisi ayam busuk tak layak konsumsi di Desa Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah didalami Dinas Sosial (Dinsos). Ayam potong tak layak konsumsi tersebut merupakan 1 dari 6 item dalam satu paket bansos sembako.
6 item dalam paket sembako tersebut yakni 1 kilogram ayam potong, 1 kilogram telur, 10 kilogram beras, tahu, kentang, dan buah pir senilai Rp200 ribu. Namun, dalam paket yang diterima, warga mengeluhkan ayam potong dan telur tidak layak konsumsi.

Kepala Dinsos KBB Sri Dustirawati mengatakan, Dinsos sudah mulai menelusuri kasus bansos sembako ayam busuk di wilayah Cipatat. Dinsos sudah memintai keterangan terhadap agen terkait temuan daging busuk dan telur yang tak layak konsumsi tersebut.
"Pas kita tanya ke agennya, katanya ada tekanan dari pihak lain. Jadi, hak belinya itu (paket sembako) harus kesitu. Tapi saya gak tahu pasti yang dibelakang itu siapa, pokoknya harus ditindak tegas saja," kata Sri, Minggu (19/9/2021).


sumber : https://jabar.idntimes.com/


Posting Komentar untuk "soal Bansos Ayam Busuk di KBB, Dinsos Sebut Ada Intervensi Pihak Lain"